Skip to main content

Cilok Goreng Bumbu Kacang Pedas • Marimasak

🍡Ini cilok goreng & cilok bumbu kacang pedes ala-ala bunda & yanda'nya Markincha (karena bikinnya berdua) Hhaha.. 😄 nah ini karena bunda lagi punya stok tepung terigu dan kanji banyak dirumah ya disulap aja jadi cilok ini.. lumayan bisa buat tambahan cemilan di acara tasyakuran malam ini..🌃 .
.
. .
Cilok (Pentol Kanji)
By Nia Syifa

Bahan-bahan ::
200 gr Tepung Tapioka/kanji
150 gr Tepung Terigu
4 Siung Bawang Putih,haluskan
1/2 sdt Kaldu Bubuk
1/4 sdt Lada Bubuk
Garam Secukupnya
200 ml Air (Secukupnya)
Iris Daun Bawang/kucai
Pelengkap ::
Sambal kacang
Saos sambal
Kecap manis

Cara Membuat ::
Siapkan wadah,masukkan tepung terigu,bawang putih halus,kaldu bubuk,lada bubuk dan garam, aduk rata, sisihkan.
Panaskan air hingga mendidih..kemudian tuang dalam wadah yang berisi tepung terigu, aduk rata dengan menggunakan sendok kayu,

kemudian masukkan tepung tapioka/kanji sedikit demi sedikit dan masukkan irisan daun bawang, uleni hingga tercampur rata dan dapat dipulung/dibentuk.
Panaskan air untuk merebus cilok.. bentuk adonan berbentuk bulat, kemudian masukkan dalam rebusan air yang mendidih tadi..masak hingga cilok terapung yang tandanya cilok sudah matang..angkat dan tiriskan,kemudian masukan cilok dalam magicom/bisa dikukus juga agar cilok slalu hangat dan empuk kenyalnya awet 😀 mau digoreng juga oke loh rasanya..jadi sesuai selera aja ya.. Nb :: tingkat kekenyalan sesuai selera..jika ingin lebih kenyal kurangi terigu dan ganti dengan tapioka/kanji.
Cilok/pentol kanji siap disajikan dengan sambal kacang,saos sambal dan kecap manis..🍡🍡🍡 👍😀 Sambal Kacang Sederhana

Bahan-bahan ::
200 gr Kacang tanah goreng (Haluskan)
Garam Secukupnya
Penyedap rasa secukupnya
1 sdm Gula merah disisir
50 ml Minyak goreng
Air secukupnya
Bumbu halus ::
2 Cabe Merah
6 Cabe Rawit (Opsional)
2 Bawang Putih
Cara membuat ::
Panaskan minyak goreng,tumis bumbu halus dan masukkan kacang tanah halus,beri air secukupnya,garam,penyedap rasa dan gula merah. Masak hingga tercampur rata dan kental. Sambal kacang sederhana siap disajikan.

Comments

Popular posts from this blog

Biografi Ibnu Sina • Nasehat Islam

Ibnu Sina  adalah seorang ilmuwan Muslim yang terkenal di dunia. Ia seorang ilmuwan dengan pemikiran-pemikiran yang cerdas mendasari ilmu kedokteran modern. Ia banyak disebut sebagai "Bapak Kedokteran Modern." George Sarton menyebutnya sebagai "Ilmuwan Paling Terkenal dari Islam dan Salah Satu yang Paling Terkenal Pada Semua Bidang Tempat, dan Waktu". Ia lahir pada zaman keemasan peradaban Islam, sehingga ia disebut sebagai tokoh Islam dunia. Ibnu Sina juga seorang penulis yang produktif, sebagian besar karyanya membahas tentang filsafat dan pengobatan. Ia adalah satu-satunya filsafat besar  dalam Islam yang berhasil membangun sistem filsafat yang lengkap dan terperinci, suatu sistem yang telah mendominasi tradisi filsafat muslim hingga beberapa abad. Karyanya yang paling terkenal adalah  The Book of Healing  dan  The Canon of Medicine , dikenal juga sebagai Qanun  yang digunakan sebagai Referensi di bidang kedokteran selama berabad-abad. Ibnu Sina ...

Kisah Rasulullah Yang Tidak Memberi Minum Aisyah

Suatu hari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pulang dari perjalanan jihad fisabilillah diiringi para sahabat. Sementara itu di pintu gerbang kota Madinah, Aisyah r.a menunggu dengan rasa rindu. Akhirnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tiba di tengah kota Madinah. Aisyah r.a bahagia menyambut suami tercinta. Tiba di rumah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam beristirahat melepas lelah. Aisyah di belakang rumah sibuk membuat minuman utk Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Lalu minuman itupun disuguhkan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau meminumnya perlahan hingga hampir menghabiskan minuman tersebut tiba tiba Aisyah berkata: “Yaa Rasulullah biasanya engkau memberikan sebagian minuman kepadaku tapi kenapa pada hari ini tidak kau berikan gelas itu?” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam diam dan hendak melanjutkan meminum habis air digelas itu. Dan Aisyah bertanya lagi, “Yaa Rasulullah bi...